Namun pasti akan lebih mudah dipahami jika disertakan dengan ilustrasinya. Ilustrasi Khotbah Kristen tentang Ketaatan pada Tuhan Berkat penuh ketika seseorang TAAT kepada-Nya Kisah ini dimulai dengan kegiatan sehari-hari seorang nelayan. Pekerjaan nelayan adalah menangkap ikan sebanyak-banyaknya untuk dijual dan menghasilkan uang.
Darisemua tokoh Alkitab yang ada, hanya Yesus yang menyertakan kata amen dalam pernyataan-Nya, guna menjelaskan bahwa Dia sendiri adalah Allah yang punya kuasa untuk meneguhkan bahwa ajaran-Nya benar dan dapat dipercaya. Firman Tuhan adalah benar, tidak lain dari yang sebenarnya. Karena itu, percayailah dan taatilah kata-kata-Nya.
Berikutmerupakan beberapa bahan khotbah Kristen tentang keberanian: Mengajak kita untuk meneguhkan hati ketika dipercaya untuk memimpin sesuatu (Yosua 1:6-9) Mengajak kita untuk tidak takut ketika menghadapi bahaya, karena Tuhan beserta kita (1 Samuel 17:45-47 dan Mazmur 27:1-3) Mengajak kita untuk berani menyebarkan firman Allah (Filipi 1:12-14)
Janganmalu dan segan untuk berbagi dengan saudara seiman yang dapat dipercaya; dengan demikian beban menjadi ringan bila sama-sama dijinjing. Itulah tradisi baik yang sering dilakukan jemaat mula-mula, yaitu jemaat di Makedonia dan Yerusalem (2Korintus 8:1-24).
Yangpertama dan terutama, mereka tahu bahwa kitab-kitab Perjanjian Baru dapat dipercaya dalam pemberitaannya tentang Yesus Kristus. Kemudian, mereka juga tahu bahwa berita tentang Yesus Kristus ini tidak dapat dijabarkan hanya dengan akal atau filsafat manusia atau secara harafiah" (History and Christianity, hal. 40). 7.
Orangyang dekat dengan Allah adalah mereka yang: 1. Meletakkan harapan hanya kepada Allah saja ( Maz 62:6) Dalam setiap pergumulan, mari kita tetap berharap hanya kepada Tuhan. Dengan demikian kita akan dapatkan kedamaian. Pengharapan didalam Tuhan adalah pengharapan yang pasti, sebab Tuhan berjanji tidak akan mempermalukan orang-orang yang
Esa914b. Iman yang Semakin DikuatkanIlustrasi Khotbah Kristen"Ilustrasi Khotbah Kristen mengenai Iman dan Ketaatan" Alkisah, suatu waktu Tuhan menyuruh seseorang pemuda untuk mendorong sebuah batu yang sangat besar setiap hari. Hasilnya tentu batu tersebut tidak bergerak sama sekali. Karena batunya sangat besar, didorong sekuat mungkin batu itu tidak bergerak bahkan satu cm sekalipun. Pemuda ini mulai ragu, mengeluh dan bertanya kepada Tuhan, apakah ia telah gagal? Apakah ia telah melakukan sesuatu yang tampaknya mustahil dan sia-sia? Tuhan menjawab pemuda tersebut bahwa semua perintahnya tidak ada yang sia-sia. Lihatlah tanganmu menjadi berotot, punggung menjadi kekar, kaki menjadi tegap. Melalui tugas ini, ia telah bertumbuh dan menjadi jauh lebih kuat dari sebelumnya. Dan memang tugasnya hanyalah untuk patuh mendorong batu setiap hari sekuat mungkin. Tuhan tidak pernah berkata untuk memindahkan atau menggeser batu itu sejauh mungkin. Tuhan hanya meminta dia untuk patuh mendorong batu itu sekuat tenaga setiap hari, betapapun susahnya, walaupun tampak tidak berhasil, harus tetap di dorong. Bagian dan tugas pemuda tersebut adalah hanya untuk tetap harus patuh mendorong batu itu setiap hari. Pada waktunya, Tuhanlah yang akan menggeser batunya. Tuhan meminta kita untuk taat dan setia kepada perintah-perintah-Nya untuk melatih iman kita. Tetapi yang harus kita sadari adalah tatkala kita belum berhasil memiliki iman yang sanggup memindahkan gunung, kita tetap harus terus melatih ketaatan kita kepada Tuhan. Sampai suatu waktu kita telah berhasil memindahkan āsebuah gunungā pun, sadarlah bahwa yang berhasil pindahkan gunung bukan karena iman kita, tetapi Tuhan, Dialah yang memindahkan gunung itu. Seringkali kita salah mengerti. Tatkala kita berhasil, kita berkata ini adalah karena iman dan ketaatan saya kepada Tuhan. Bukan. Tetapi karena Tuhan yang membuat kita berhasil. Tugas kita hanya untuk beriman dan taat pada perintah-Nya. - Ilustrasi khotbah lainnya, temukan disini.
ilustrasi khotbah tentang dapat dipercaya